Technical Efficiency and Return to Scale of Dairy Farm in Sleman, Yogyakarta

J Mariyono

Abstract


Usahatani sapi perah di Indonesia secara ekonomi mempunyai prospek yang bagus, karena produksinya belum mencukupi permintaan susu dalam negeri. Hal ini disebabkan usahatani tersebut masih berskala kecil dengan menggunakan teknologi yang masih tradisional, akibatnya tingkat produktivitasnya masih rendah. Kajian ini mengestimasi efisiensi teknis dan skala pengembalian, guna menemukan cara untuk meningkatkan produksi susu segar.  Kajian ini mengambil tempat di Sleman, Jogjakarta tempat usahatani sapi perah yang potensial berada. Efisiensi teknis diestimasi menggunakan produksi frontir stokastik, dan skala pengembalian diestimasi menggunakan teknologi produksi Cobb-Douglas. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa produktivitas usahatani sapi perah secara signifikan dipengaruhi oleh variasi efisiensi teknis, dengan rata-rata 0,69. Oleh karena itu, masih ada kemungkinan untuk meningkatkan produktivitas usahatani sapi perah melalui peningkatan efisiensi teknis. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah sapi perah, atau skala usahatani. Pilihan ini sejalan dengan kondisi produksi susu segar yang menunjukkan skala pengembalian yang konstan. Jadi, meningkatkan skala usahatani adalah pilihan yang bijaksana karena pilihan tersebut tidak hanya meningkatkan tingkat produksi susu segar, tetapi juga meningkatkan produktivitas usahatani sapi perah. (Animal Production 8(1): 64-71 (2006)

 

Kata Kunci : Usahatani sapi perah, efisiensi teknis, skala usahatani.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Powered by OJS | Design by ThemeOJS